Sunday, April 5, 2009

Granadi or Gedung Wanita Patra Simprug??

Sejak seminggu yang lalu, saya sempet dipusingkan dengan urusan gedung. Sejak awal, karena kebodohan saya maen DP Granadi tanpa melihat terdahulu gedungnya klo sudah diisi maka saya harus menerima kenyataan bahwa gedung yang saya pilih SEMPIT. Bisa dilihat pada postingan saya di sini. Dan setelah saya ngobrol dengan teman saya dan katering DTC, saya menyadari bahwa charge makanan di Granadi cukup besar! Oh No!

Karena itu, saya mencari alternatif gedung lain. yang pasti gedungnya harus tetep berkelas namun harganya msih kategori lumayan. Akhirnya muncul nama-nama gedung sepeti Gedung Wanita Patra Simprug, ANTAM, Carakaloka, Bulog, Depsos Salemba hingga Balai Komando Cijantung.

Berikut ini harganya:
  1. Gedung Wanita Patra Simprug. Sewa gedung untuk malam 7jt + Ppn 10% + Jaminan 700rb. Harga makanan: mulai dari 40rb + Ppn 10% Charge dekor non rekanan 2,75 jt. Charge dokumentasi non rekanan 1,1jt. Charge entertainment non rekanan 550rb.
  2. ANTAM. Sewa gedung 9,9jt (malam) & 8,8jt (siang). Harga katering start 50rb. Charge dekor non rekanan kurang lebih 1,250jt. Charge dokumentasi non rekanan kurang lebih 750rb.Charge entertainment non rekanan 500-600rb.
  3. Carakaloka. Sewa gedung untuk malam 7,5jt + Ppn 10%. Harga makanan: mulai dari 42rb + Ppn 10% Charge dekor non rekanan 1,6 jt. Charge dokumentasi non rekanan 750rb. Charge entertainment non rekanan 200-550rb.
  4. Depsos Salemba. Sewa gedung untuk malam 7jt. Harga makanan: tergantung katering. Charge dekor non rekanan 500rb. Charge dokumentasi non rekanan 150rb. Charge entertainment non rekanan adalah charge listrik yaitu 150rb.
  5. Balai Komando Cijantung. Sewa gedung untuk malam 10jt. Harga makanan: start 25rb. Charge dekor non rekanan 20%. Charge dokumentasi non rekanan 300rb. Charge entertainment non rekanan 400-500rb.
Saya tahu, pasti papa saya menggelengkan kepala tanda penolakan dengan venue yang jauh dari rumah. Sudah pasti Depsos Salemba, ANTAM apalagi Balai Komando Cijantung dicoret dari listnya. Sisanya tentu saja Gedung Wanita Patra Simprug dan Caraka Loka. Caraka Loka maksimum capacitynya 1000 orang. Itu artinya tetep akan sama aja dengan Granadi yang pasar senggol. So, yang tersisa adalah Gedung Wanita Patra Simprug.

Hari Selasa minggu lalu, saya dam mama jalan ke sana. Gara-gara dibangung underpass dan adanya jalur busway, perjalanan kami yang seharusnya sangat singkat menjadi agak lebih jauh. Dan tibalah kami di sana. Di sana kami bertemu dengan Bu Retno yang ternyata temennya tante Jhon Sunarmo (mamanya sahabat saya yang sudah pasti saya kenal banged). Jadilah obrolan kita santai kayak temen aja. Hehehe.. Si tante menyarankan kami menggunakan katering Puspa karena kredibilitasnya. Trus yang Alhamdulillah adalah tanggal 10 januari 2010 malam, masih kosong! Yippie!!

Ngobral-ngobril ngalor ngidul... akhirnya kami melihat ruangannya. Sejujurnya saya jatuh cinta pada ruangannya. Lampunya banyak... yang paling penting ada 1 chandelier kristal di tengah yang mewah, dan sekitarnya ada 5 chandelier lagi. I Like it! Trus langit-langitnya juga lebih tinggi serta ruangannya lebih berasa luas. Ruang riasnya dapet 3 yang ukurannya cukup luas. Lobby depan ruangan luas dan bisa dipake untuk kursi-kursi tamu maupun gubukan jadi tamu tidak begitu terkonsentrasi di ruangan. Selain itu juga terdapat sayap kiri dan kanan yang terhubung keluar (walau untuk hal ini tidak semewah Granadi). Trus, kan ruangan acaranya ada dilantai 2, untuk naik ke lantai 2 ini, ada eskalator naik dan turun. Trus tangga-tangganya kiri kanan berkarpet. Lobby bawah tempat penerima tamu juga mantab.. ada chandeliernya lagi. hehehe... Tapi saya tidak mau terpana dengan ruangan yang belum terisi...

Akhirnya sabtu kemarin saya, mama dan Randee melihat perform gedung ini. Dan saya melihat ruangannya memang jauh lebih luas daripada Granadi. Kamar mandi yang kemarin dikunci pas acara tentu saja dibuka. Lumayan lah... not bad... hehehe... masih bagusan kamar mandi ini daripada Granadi.

Jadi, mo tetep pake Granadi or Gedung Wanita Patra Simprug? Saya sih prefer Gedung Wanita Patra Simprug. kenapa? karena
  1. (+) Lebih deket dari rumah saya
  2. (+) Ruangannya lebih luas dan lebih berkesan mewah. Langit-langitnya tinggi. Chandeliernya banyak. Jarak antara pelaminan dan pintu masuk panjang.
  3. (+) Lebih murah harga gedung & makanannya. Bisa beda hingga 15jt-an. Lumayan kan?
  4. (+) Tidak ada charge listrik.
  5. (+) Parkirannya besar.
  6. (+) Ada chandelier di lobby penerima tamunya.
  7. (+) tangga naiknya luas dan mempunyai eskalator naik & turun.
  8. (+) lobby depan ruangan yang luas yang bisa digunakan untuk kursi-kursi maupun gubukan lainnya sehingga tamu tidak terkonsentrasi di ruangan.
  9. (-) AC-nya tidak semantab Granadi.
  10. (-) Lebih jauh dari keluarga cami dan tidak terletak di tengah kota seperti Granadi.
  11. (-) Charge dekor, dokumentasi & entertainment lebih mahal.
  12. (-) Dalam 1 hari ada 2 acara, pagi dan malam. Kalo Granadi hanya ada 1 acara untuk setiap harinya (mangkanya charge gedung & makanannya lebih mahal kali ye).
  13. (-) gedungnya tidak terlihat lebih mewah daripada Granadi.
  14. (-) tidak memiliki sayap kiri dan kanan outdoor yang manis seperti Granadi .
Awalnya sayang juga melepaskan Granadi, tapi sumpah.. ini gedung klo penuh banged sudah seperti Pasar Senggol. Engga ada nyaman-nyamannya Saya sangat tidak suka datang ke pernikahan yang desek-desekan (walopun cami selalu bilang klo kayak gitu lebih seru).

Barusan saja, saya melapor pada papa mengenai rencana pemindahan venue kami. Dan dia hanya mengatakan yang penting saya merasa nyaman. Gubrak! Dia sih justru seneng apabila kita pindah ke Gedung Wanita Patra Simprug karena berarti beberapa warga sekitar sini bisa diundang ke gedung. Ok, berarti sudah mendapat persetujuan dari ayahanda.

Saya juga bertanya, gimana kalo pernikahannya pke adat Minang. Dia sih terserah saya saja. Asyik yah? ^^ Mama saya juga menawarkan, kenapa saya tidak menggunakan adat minang saja. Secara adat Jawa sudah digunakan untuk akad & resepsi di rumah. Hummm... ada ga rumah bagojong dengan dominasi warna biru-coklat?

6 comments:

  1. saya lagi blog walking ajah.. terus nemu blog ini... hehe..

    dua orang kakaknya cowok saya juga resepsi nya di gedung Wanita Patra Simprug.. tempatnya mudah dijangkau.. dan satu lagii, kata kawan2 saya, "yul, nti lo kalau nikahan sama Tupz (cowo saya).. di sini juga,... "

    haha.. begitulah..semoga awet sampe nenek-kakek..

    salam kenal..

    ReplyDelete
  2. secara keseluruhan kalo buat 1000 orang, mending yang mana yah, irax?

    ReplyDelete
  3. @Nia: Hummm... i prefer Simprug... :-) Karena itu gue pindah dari Granadi ke Simprug...

    ReplyDelete
  4. waw, dibalas juga. terima kasihhhhhh...
    kirain enggak ^-^

    tapi gue akhirnya di Granadi, jeung... soalnya kalo simprug kata nyokap susah aksesnya dari rumah...jadi proposal survey ke simprug ditolak nyokap deh..

    ReplyDelete